Senin, Juli 23, 2012

Tarif bayaran menjadi fotografer dan menetapkan harga jasa fotografi

Posted by: Intan Nurianti
Berbagi Ilmu, Updated at: Senin, Juli 23, 2012

Beberapa hari lalu sempat ketemu video yang lumayan bagus, membahas tentang 'Biaya untuk bekerja menjadi seorang fotografer', dan 'bagaimana menetapkan harga untuk jasa fotografi'. Mungkin ada teman2 yang sudah melihat videonya juga. Disini saya coba merumuskan dalam bentuk tulisan
Edit: karena potensi salah persepsi, sebelum baca tulisannya harap dimengerti dulu:

  • Tulisan berikut adalah kondisi 'ideal' untuk fotografer yang ingin menjadikan fotografi sebagai sumber penghasilan utamanya (supaya bisa nutup biaya hidup, dll)
  • Kalau baru mulai, atau belum banyak network, atau sepi job, atau kondisi2 khusus lainnya, ya tentu tidak bisa ikutin tulisan ini 100%
  • Intinya, jangan ditelan mentah2 sebagai 'hukum absolut'. Dianggap guideline saja. Dalam realisasinya tetap fleksibel, sesuaikan dengan sikon yang ada....
Post pertama: Biaya untuk bekerja menjadi seorang fotografer
Asumsi disini adalah fotografi sebagai pekerjaan/sumber penghasilan, bukan iseng2, nambah2 uang dapur, nambah2 uang pulsa, dll.

Hal2 yang perlu diperhitungkan:
Sub bagian 1: Ongkos hidup utama
  1. Biaya sewa rumah/kost/apartemen/rumah susun, pokoknya tempat tinggal. Kalaupun membeli/punya rumah pribadi, tetap harus diperhitungkan juga, karena aset. Gampangnya ikut harga pasaran sewa rumah sekitar saja. Kalau masih tinggal dengan orang tua (tidak beli/sewa rumah sendiri), tetap diperhitungkan sebagai tabungan untuk nantinya bisa beli/sewa tempat tinggal sendiri.
  2. Biaya air/PAM dan listrik/PLN
  3. Biaya lingkungan (iuran kebersihan, iuran keamanan, dll)
  4. Biaya internet
  5. Biaya pulsa (harga HP tidak dihitung, tapi kalau mau dihitung, boleh juga)
  6. Kendaraan pribadi, bisa motor atau mobil. Kalau bersiap2 untuk mobile dan handle proyek2 agak besar, harus menggunakan mobil, karena peralatan cukup banyak. Bisa beli, bisa kredit. Kalau kendaraan sudah milik pribadi, dan bingung hitung biaya per-bulannya, maka dianggap kredit saja (kredit kendaraan yang serupa)
  7. Pajak kendaraan/STNK
  8. Biaya bensin kendaraan
  9. Biaya parkir kendaraan. Kalau punya rumah sendiri di komplek perumahan, mungkin tidak dipungut ongkos parkir
  10. Biaya makan dan minum, baik masak sendiri, rantangan, maupun makan di luar.
Sub bagian 2: Ongkos hidup lain-lain
  1. Biaya belanja pakaian, baju, celana, underwear , sepatu, kaus kaki, dll
  2. Biaya belanja perabotan rumah tangga, rice cooker, piring, garpu, tv, lemari, dll
  3. Biaya kamera. Kalau bingung hitungnya, maka diambil harga rental kamera serupa di tempat rental kamera. Hal yang sama jg berlaku untuk lensa, flash, lighting studio, dll
  4. Biaya komputer/laptop dan aksesorisnya
  5. Biaya kesehatan, kalau sakit ke dokter, beli obat, check-up, gym (kalau nge-gym), dll
  6. Biaya pendidikan. Kalau ikut seminar, kursus, workshop, dll
  7. Biaya upgrade gear, mis.upgrade body, upgrade lensa, ganti gear rusak, dll
Nominalnya tidak dituliskan, karena beda tempat beda juga nominalnya. Kota kecil atau daerah pinggiran tentunya ongkos hidup lebih rendah daripada kota besar atau ibukota propinsi.

Taksiran kasar saja, untuk Jakarta, kira2 butuh 15-20an juta/bulan = 180-240an juta/tahun. Ingat, nominal tersebut hanya valid untuk:
  • Poin2 dasar di atas, belum poin2 tambahan, misalnya untuk rekreasi, clubbing, traveling, nonton, salon, dll
  • Hidup bujangan. Kalau sudah punya pasangan, dan pasangannya tidak bekerja/punya sumber pemasukan, berarti biayanya lebih besar 1,5x-2x lipat. Kalau punya anak, lebih besar lagi
  • Belum hitung 'laba' atau untung. Namanya kerja cari duit, tentu harus ada laba, karena bukan kerja bakti
  • Belum hitung penyisihan uang untuk tabungan, misalnya tabungan utk menikah, utk pendidikan anak, dll, dll.
Kira2 sudah terbayang kan, besarnya ongkos pekerjaan/hidup sebagai fotografer? Jadi sebelum menetapkan 'pre-wedding = 100rb', ada baiknya dipertimbangkan masak2 dulu, balik modal gak...
Updated for : http://infoduniaini.blogspot.com/2012/07/biayaongkos-menjadi-fotografer-dan.html
Sumber : http://livebeta.kaskus.co.id/thread/000000000000000010276890/sharebiaya-ongkos-menjadi-fotografer-dan-menetapkan-harga-jasa-fotografi
Author

Isi Blog ini merupakan referensi dari banyak sumber, sengaja dishare agar pengetahuan kita bertambah.

Description: Tarif bayaran menjadi fotografer dan menetapkan harga jasa fotografi Rating: 4.5 Reviewer: 19 Review Item Reviewed: Tarif bayaran menjadi fotografer dan menetapkan harga jasa fotografi

Artikel Terkait:

3 komentar:

Anonim mengatakan...

It's nearly impossible to find experienced people about this subject, but you seem like you know what you're talking about!
Thanks

Here is my website mortage loans bad credit

Anonim mengatakan...

I comment whenever I especially enjoy a post on a site or if I
have something to valuable to contribute to the conversation.
It is caused by the passion communicated in the post I read.
And on this article "Tarif bayaran menjadi fotografer dan menetapkan harga jasa fotografi".
I was actually moved enough to drop a leave a responsea response :
-) I actually do have some questions for you if it's okay. Could it be just me or do some of these comments come across like coming from brain dead visitors? :-P And, if you are posting at other social sites, I would like to keep up with you. Could you list every one of all your social pages like your linkedin profile, Facebook page or twitter feed?

My blog post :: relevant internet page

Anonim mengatakan...

electronic cigarette, smokeless cigarettes, e cigarette, smokeless cigarettes, e cig, ecigarette

Posting Komentar

Apa pendapatmu mengenai ini?

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Sub Download Sub II | Download On Android - Premium Blogger Themes | Facebook Themes